Cara Vaksin Covid Mandiri

Written by Werang on July 7, 2020 in Mahasiswa menghasilkan dari saham with no comments.

Cara itu diyakini akan membantu menopang perekonomian negara yang terpukul akibat pandemi. Sedangkan terkait tempat, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 mandiri juga tidak boleh di sembarang lokasi. “Seperti rumah sakit yang dikelola pemerintah dan BUMN atau di puskesmas,” tuturnya.

“Dengan vaksin mandiri terjadi ketidakadilan hak terkait pandemi yang jadi makin lebar. Ini ingkari sila Pancasila,” kata Irma dalam konferensi pers virtual pada Senin (25/1). Dengan vaksin mandiri, ketidakadilan hak terkait pandemi akan jadi semakin melebar. JAKARTA, KOMPAS TV -Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pemerintah membuka opsi vaksinasi Covid-19 secara mandiri. Tidak hanya menjalankan protokol kesehatan serta menghindari kerumunan, salah satu pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi corona adalah vaksinasi. Dengan begitu, pemerintah mengajukan vaksinasi tahap pertama untuk para tenaga kerja medis, yang akan dilanjutkan kepada masyarakat. Mulai dari membatasi kegiatan masyarakat, mengajak masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan, hingga menyediakan vaksin bagi masyarakat.

Cara Vaksin Covid Mandiri

Vaksin mandiri ini, masyarakat harus membayar sesuai dengan harga vaksin yang telah ditentukan oleh pemerintah. Pelayanan vaksinasi Gotong-Royong ini harus dilakukan di fasilitas pelayanan klesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan. Jadi tidak boleh dilakukan pada fasilitas pelayanan kesehatan dimana vaksinasi program pemerintah berjalan. Irma menyebut kebijakan vaksin mandiri sudah melanggar hak atas keadilan kesehatan. Ia mengingatkan pelaksanaan vaksinasi dilakukan pemerintah sesuai Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020. Kebutuhan vaksin untuk warga berusia di atas 18 tahun sebanyak 188 juta orang.

Bahkan, kamu bisa saja tidak mengalami efek samping apapun setelah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Dalam hal ini, tentunya imun tubuh akan membentuk antibodi terhadap virus corona. Salah satu syarat untuk mendapatkan vaksin COVID-19 bagi penderita penyakit kronis adalah jika kondisinya sehat dan terkontrol dengan pengobatan. Bagi yang memiliki penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau infeksi HIV, Anda tetap disarankan untuk menjalani pengobatan dari dokter sebelum mendapatkan vaksin COVID-19.

Berikut ini adalah rumah sakit yang menjadi rujukan untuk pasien dengan status Pasien dalam Pengawasan. Anda harus mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat terlebih dahulu seperti klinik/rumah sakit umum sebelum akhirnya dapat dirujuk ke rumah sakit khusus di bawah ini. Chief Digital Healthcare Officer Bio Farma Soleh Ayubi mengatakan, rencananya masyarakat yang ingin melakukan vaksin mandiri bisa berbagai kanal.

Comments are closed.